Selamat Datang di Situs Lembaga Pers Mahasiswa Sinar_FkipUtm

Selasa, 06 Maret 2018

PGPAUD UTM, Tanamkan Budaya Mendongeng Lewat Seminar Nasional





Dok. Lpm Sinar


WARTA SINAR- telah diselenggarakan acara Seminar Nasional Mendongeng dengan tema “Madura Mendongeng untuk Anak Negeri” yang dilaksanakan oleh Program Studi PG-PAUD Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00-12.50 WIB di Gedung Pertemuan Universitas Trunojoyo Madura. Selasa (06/03)
Panitia pelaksana seminar nasional ini terdiri atas Dosen PG-Paud dan mahasiswa PG-Paud (yang merupakan hasil Open Recruitmen panita kurang lebih dua bulan sebelum acara). Acara ini dihadiri oleh 753 peserta dari beberapa daerah di Pulau Jawa. Antara lain Banyuwangi, Jember, Gresik, Surabaya dan mahasiswa dari beberapa universitas yaitu UNAIR, UINSA dan STAIN Pamekasan.
Seminar nasional ini di hadirkan seorang pendongeng terkenal  yaitu kak Ariyo Zidni atau akrab disapa Kak Aio dari Yogyakarta, sebagai pemateri. Kak Aio sendiri bukan hanya seorang pendongeng, namun juga penulis buku cerita, direktur festival dongeng internasional indonesia, dan pendiri komunitas dongeng Indonesia. Didampingi oleh bapak rektor Universitas Trunojoyo Madura Dr. Drs. Ec. H Muh Syarif, M.Si serta bapak Yudho Bawono, S.Psi., M.Si (dosen psikologi Universitas Trunojoyo Madura) sebagai keynote.
“Melihat dari keadaan sekarang, kebanyakan mendongeng menggunakan gadget karena efek dari kemajuan teknologi yang semakin canggih. Melihat keadaan yang kritis ini, memunculkan suatu daya tarik untuk mengupasnya. Dan setelah dibuktikan ternyata terdapat hal-hal yang hilang ketika mendongeng menggunakan gadget. Di balik cara mendongeng manual ini terdapat banyak hal yang menguntungkan misalnya terdapat  kedekatan emosional, spiritual, serta orang tua/guru pun dapat mengetahui secara pasti perkembangan kecerdasan daya ingat dan daya tangkap buah hatinya.” Jelas Bapak Fajar Luqman Tri A, S.Pd M.Pd, selaku ketua pelaksana kegitan seminar nasional.
            Tema Madura mendongeng ini, diambil berdasarkan banyaknya data sejarah atau dongeng di Madura yang belum diketaui oleh masyarakat luas. Yang sebenarnya dapat dijadikan sebuah cerita yang didongengkan kepada peserta didik.
“Harapan dari terselenggarakannya Seminar ini, agar mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) utamanya, serta guru-guru se-Madura dapat menjadikan dongeng sebagai inovasi pembelajaran yang menyenangkan dan  memiliki daya tarik untuk siswa/anak didik.” Tambah dosen PGPaud yang akrab dipanggil Pak Fajar itu.
“Sedang tujuan utama seminar ini adalah agar guru dapat menjadikan dongeng sebagai pembelajaran yang menarik dan sebagai cara untuk mengembangkan karakter yang terdapat dalam diri seorang peserta didik. Semetara itu, untuk mahasiswa PGPaud yaitu agar mereka dapat memberikan sebuah kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.” Terang Bapak Fajar yang ditemui di sela-sela acara berlangsung. (fi/ry)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Alamat Kami

Jln. Raya Telang - Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Trunojoyo Madura

Follow Us

Designed lpmsinar Published lpmsinar_fkipUtm