Selamat Datang di Situs Lembaga Pers Mahasiswa Sinar_FkipUtm

Kamis, 27 Juni 2019

Gelora Semangat pada Pembukaan POFKIP CUP





Doc. LPM Sinar 




           (Warta Sinar)Kamis, 27 Juni 2019 Unit Kegiatan Mahasiswa Persatuan Olahraga Fakultas Ilmu Pendidikan kembali mengadakan turnamen Futsal dan Voli putra-putri se-UTM. Pembukaan acara POFKIP CUP ini dilaksanakan di Lapangan Taruna Jay. Acara ini dibuka dengan simbolis oleh ketua umum pofkip bersama gubernur FIP. Tema yang diusung pada turnamen kali ini adalah “Dengan Olahraga Kita Junjung Persatuan dan Kesatuan antar Mahasiswa”. POFKIP CUP ini berlangsung selama 2 hari yaitu 27-28 Juni 2019. 
     Turnamen Pofkip Cup ini telah memasuki tahun keduanya, setelah sebelumnya pada tahun 2018 juga diadakan acara serupa. Namun, perbedaan dengan tahun sebelumnya adalah adanya penambahan cabang olah raga bola voli setelah tahun sebelumnya yang hanya mempertandingkan cabang olahraga futsal saja. Tujuan diselenggarakannya turnamen ini adalah untuk menyambung tali silaturahmi antar mahasiswa di UTM serta meningkatkan ikatan kekeluargaan antar pengurus Pofkip itu sendiri.
        Antusias para peserta dalam mengikuti turnamen ini bisa dikatakan sangat bagus sekali, mengingat turnamen ini diadakan di waktu-waktu liburan kampus. 
    "Kalau untuk antusiasnya, saya rasa sangat antusias sekali. Alhamdulillah. Walaupun dalam waktu liburan mereka tetap semangat. Mengingat waktu yang kurang tepat, karena dilaksanakan di masa-masa liburan. Jadi untuk tahun depan harus disiasati Pofkip Cup ini terlaksana di awal semester ganjil tujuannya agar yang ikut lebih banyak". Ujar Dayat selaku Ketua Umum. 
      Turnamen ini dibuka oleh pertandingan futsal putra antara El Warrior melawan Soengenep yang dimenangkan oleh El Warrior dengan skor 4-0. Antusias para pendukung masing-masing tim terlihat sangat ramai, dengan kehadiran para suporter yang bersorak diiringi tabuhan drum band memenuhi jalan dan luar lapangan Taruna Jaya.(al/lu)
Read more ...

BEM FIP Pertemukan Guru dengan Wakil Bupati



Doc. LPM Sinar 



       (WARTA SINAR) Kamis, 27 Juli 2019 BEM FIP UTM menyelenggarakan kegiatan Simposium Pendidikan dengan tema “Peran Guru Dalam Optimalisasi Pendidikan Madura” di Gedung Auditorium Universitas Trunojoyo Madura. Kegiatan ini dihadiri oleh PGRI, perwakilan guru sekecamatan yang berada di kabupaten Bangkalan, Presma UTM, Presma STKIP PGRI Bangkalan, serta Ketua Umum Badan Kelengkapan FIP.
   Kegiatan ini bertujuan untuk menfasilitasi seluruh guru di Bangkalan untuk bertemu dengan pihak-pihak terkait seperti DPRD Bangkalan, Dinas Pendidikan, dan juga Bupati Bangkalan. Akan tetapi, DPRD Bangkalan berhalangan hadir pada kegiatan ini. 
         “Pendidikan di Indonesia agar kembali seperti pada zaman Ki Hajar Dewantara, bagaimana beliau  mengkonsepsikan seperti pendidikan itu adalah menjadi nilai sebuah kehidupan.” Tutur Tawakal selaku ketua pelaksana. 
      Sudarti sebagai pengawas SD Kecamatan Socah dan juga ketua PGRI cabang Socah mengatakan bahwa ia ingin memperjuangkan guru yang masih honorer dengan gaji sekitar Rp. 200.000 sampai Rp. 300.000. Padahal antara PNS dan non PNS sama-sama mengajar. Ia juga ingin meminta ada keseimbangan atau bantuan bagi guru honorer. Pandangan terhadap guru honorer bahwa setiap guru pasti membantu murid yang ada di sekolah-sekolah dan dibayar hanya dengan dana BOS. 
       "Saya merasa terharu kepada mereka pastinya, yang sudah lulusan S1 tetapi masih mendapat gaji senilai itu, walaupun  ada masukan dari pemerintah,  tetapi harapan kami ada tambahan gaji untuk mereka para guru honorer." Ujar wanita 59 tahun ini. 
      "Pesan untuk guru honorer biarlah di gaji seberapapun kita mengabdi saja kepada pemerintah, dan melaksanakan tugas sebagai guru.” Imbuh Sudarti dengan nada terharu. (li/mun)
Read more ...

Jumat, 21 Juni 2019

Eksotis 5 Sabit, Undang Sastrawan Nasional






Doc. Lpm Sinar 




  (WARTA SINAR) Telah berlangsung kegiatan pembukaan seminar nasional yang diselenggarakan UKM-F Teater SABIT. Kegiatan ini bertempat di Rektorat lantai 10 hari Jumat, 21 Juni 2019 yang dimulai pukul 07:00-11:30 WIB. Acara yang dibuka oleh Bapak Alul selaku Pembina UKM Teater SABIT ini mengusung tema “Metode Kreatif Penentuan Ide Kepenulisan Menuju Panggung Pertunjukan”. Seminar diikuti oleh semua anggota aktif SABIT dan 50 peserta. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan gambaran tentang menulis yang baik bahkan hingga dipentaskan di panggung pertunjukan.
    "Tujuan diadakannya seminar ialah ingin lebih mengasah bagi mereka yang sudah ahli menulis atau bahkan bagi pemula. Serta memecahkan masalah-masalah yang sering dirasakan dalam proses menulis hingga menulis skenario yang baik ketika dipentaskan.” Ujar Adel selaku ketua pelaksana.
  Kegiatan seminar terkendala dengan waktu promosi yang bentrok dengan libur puasa dan hari raya. Peserta seminar dihadiri oleh mahasiswa dari Surabaya dan rekan-rekan Teater Se-UTM.
  Seminar ini merupakan serangkaian dari EKSOTIS 5 (Ekstensi Organisasi Estetis) atau ulang tahun UKM Sabit yang ke-5. Acara dilanjut pada hari Sabtu 22 Juni 2019 dengan pementasan naskah monolog “Marsinah Menggugat” karya Ratna Sarumpat dan naskah “Pagi Bening”  karya Serafin Joaquin Alfarez Quintero. Acara pementasan dimulai pukul 19:00 hingga selesai bertempat di Auditorium lantai 2 UTM. Pementasan akan berlangsung dengan apresiasi langsung dari Agus Noor.
  “Kami mengundang Agus Noor sebagai pemateri dikarenakan tema yang kita angkat seputar menulis serta bagaimana tulisan tersebut apik di pementasan. Sesuai dengan biografi Agus Noor yang seorang sastrawan sekaligus sutradara.” Tambah ketua pelaksana. (amf)
Read more ...

Kamis, 20 Juni 2019

Respon Menarik, Tater Sempat Pukau Penonton







Dok.LPMSinar
   (Warta Sinar) Kamis, 20 Juni 2019 Mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Indonesia menyelenggarakan pementasan teater “Sat Warna Lakon Aksara” bertempat di GSC(Gedung Student Center) Universitas Trunojoyo Madura. Kegiatan ini bernamakan Teater sempat yang merupakan kepanjangan dari Teater Semester Empat. Pementasan dilaksanakan pada tanggal 18-20 Juni 2019 dan dimulai pukul 19.00-selesai. Pementasan teater ini dihadiri oleh dosen dan penonton dari berbagai prodi di Universitas Trunojoyo Madura.  
  Pementasan Teater Sempat ini merupakan salah satu syarat untuk memenuhi tugas UAS dalam mata kuliah Seni Teater yang diambil mahasiswa PBI semester empat. Teater kali ini menampilkan enam pementasan yang berasal dari tiga kelas. Judul pementasan teater hari pertama Dhemit dan Laras 1, Mantan Mandor dan Dukun-dukunan dihari kedua, dan Matahari setengah mati dan Dilarang Menyanyi di kamar Mandi pada hari terakhir. Alur cerita pementasan diambil dari naskah asli teater. Tujuan dari pementasan ini selain memenuhi tugas UAS mata kuliah Seni Teater juga untuk mengembangkan kreatifitas seni yang dimiliki mahasiswa.
     Persiapan Pementasan ini sudah dimulai sejak awal semester. Pembagian kelompok pemain teater sendiri tiap kelas dibagi dua kelompok dengan anggota 17 orang. Setiap kelompok dibebaskan untuk memilih tema yang akan dipentaskan. Pementasan teater kali ini mendapat respon bagus dari mahasiswa, bahkan kalangan dosen. Keantusiasan mahasiswa UTM juga terlihat saat mereka memenuhi gedung pementasan.
  “Kesenian itu tidak hanya dijadikan sebuah tugas semata tetapi bagaimana kesenian harus  totalitas dalam dalam pementasan teater. Pendalaman karakter sampai dalam kehidupan sehari-hari harus diterapkan, jadi pemain lebih bisa mendalami atau menjiwai karakter yang dimainnkannya.” Ungkap Fahri, selaku ketua pelaksana.(by/lu)
Read more ...

Alamat Kami

Jln. Raya Telang - Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Trunojoyo Madura

Follow Us

Designed lpmsinar Published lpmsinar_fkipUtm