Selamat Datang di Situs Lembaga Pers Mahasiswa Sinar_FkipUtm

Selasa, 12 Desember 2017

Toelf Class 2017 Banyak Manfaat Minim Peminat



(Pemateri, Foto: LPM Sinar)


TOEFL adalah salah satu tes yang diadakan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam berbahasa Inggris. Tes ini terdiri atas 3 jenis yaitu reading, listening dan structure. Lulus dalam tes TOEFL juga menjadi syarat wajib bagi mahasiswa untuk meraih gelar sarjana. Namun dewasa ini, mahasiswa mengalami banyak kesulitan dalam menghadapi tes ini. 

Hal inilah yang melatarbelakangi UKMF Excellent mengadakan acara “Toelf Class 2017”. Acara yang diselenggarakan hari Senin (11/12) berisi tentang pembahasan tips-tips dalam mengerjakan tes TOEFL jenis reading. Acara yang bertempat di gedung rekrorat lantai 10 Universitas Trunojoyo Madura ini mengambil tema “Dare To Learn Dare To Success”. 

Acara yang dibuka oleh wakil dekan 3 Fakultas Ilmu Pendidikan ini terdiri atas beberapa rentetan acara, yaitu mulai tanggal 11, 13, 14, dan 15 Desember 2017. Adapun rincian acaranya pelatihan reading, listening, structure, dan tes toelf. Irda selaku ketua pelaksana mengungkapkan bahwa kendala dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah minimnya minat mahasiswa UTM untuk mengikuti berpartisipasi dalam Toelf Class ini.

“Kami menargetkan 100 peserta namun yang mendaftar hanya 62 mahasiswa. Kami sudah membuka stand bahkan sudah kami perpanjang periode pendaftaran, namun yang mendaftar masih kurang,” imbuhnya.

Acara yang diisi oleh Ibu Zakiyatul Mufidah selaku pembuat soal tes TOEFL dari pusat bahasa Universitas Trunojoyo Madura ini berisi motivasi dan trik-trik dalam mengerjakan tes TOEFL. 

Menurut ketua umum UKMF EXCELLENT Siti Choirun Nisa acara ini memiliki banyak sekali manfaat, salah satu di antaranya memotivasi kita untuk mengubah pola pikir dalam mengerjakan tes TOEFL  sesuai dengan yang dipaparkan pemateri.

“Untuk mengerjakan tes TOEFL kita harus mengubah mindset, terutama dalam belajar bahasa Inggris. Bahasa Inggris tidak sulit kalau kita mau mengubah mindset bahwa saya pasti bisa. Karena jika sudah mengubah mindset kita, maka akan muncul kemauan untuk belajar bahasa Inggris,” ujarnya.

Tes TOEFL tidak akan sulit lagi jika kita mau mengubah mindset kita bahwa belajar bahasa Inggris adalah perkara yang mudah. Dengan begitu, maka akan timbul kemauan dari dalam diri untuk belajar bahasa Inggris. (kg) 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Alamat Kami

Jln. Raya Telang - Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Trunojoyo Madura

Follow Us

Designed lpmsinar Published lpmsinar_fkipUtm