Selamat Datang di Situs Lembaga Pers Mahasiswa Sinar_FkipUtm

Sabtu, 21 Mei 2016

Audiensi, Tanyakan Kejelasan Dana IKOMA

Kabar kampus- Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) kemarin kamis (20/05) mengadakan audiensi mengenai kebijakan IKOMA yang diterapkan di FIP. Audiensi yang bertempat di Aula RKB D ini dimulai pukul 13.00 WIB. IKOMA sendiri merupakan Ikatan Orang Tua Mahasiswa yang disepakati adanya sejak November 2015. IKOMA ini merupakan bukti adanya partisipasi yang diberikan oleh wali mahasiswa. Nantinya dana dari IKOMA sendiri dapat digunakan untuk beberapa hal salah satunya sebagai beasiswa bagi mahasiswa yang tidak mampu atau mahasiswa berpresatasi.

Audiensi kali ini dihadiri oleh Dekan FIP, Pembina dari setiap HMP, Komite, Bendahara Fakultas dan seluruh perwakilan badan kelengkapan FIP. Audiensi kali ini memang menitik beratkan pada IKOMA yang dihasilkan dari rapat wali mahasiswa tahun 2015 lalu. Semua perwakilan mahasiswa tersebut sepakat diadakan Ikatan Orang Tua Mahasiswa. Audiensi kali ini memperjelas kembali penetapan pembayaran dana IKOMA sebesar lima puluh ribu rupiah. Untuk pemabayarannya sendiri dapat dilakukan dengan dua cara, pertama pembayaran dilakukan dimuka sebesar empat ratus ribu rupiah dengan perincian 50x8 semster. Kedua, yaitu dengan cara pembayaran tiap semeter sebesar lima puluh ribu rupiah sampai mahasiswa tersebut lulus kuliah.

Dana IKOMA sendiri nantinya akan digunakan untuk anggaran perlombaaan mewakili Fakultas, beasiswa bagi mahasiswa yang tidak mampu, mahasiswa yang berpresatasi, serta dapat digunakan sebagai pelengkap sarana dan prasarana HMP atau BEM. Untuk akses dana dari IKOMA sendiri disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa saat mengikuti perlombaan yang mewakili Fakultas FIP baik tingkat Regional maupun Nasional. Namun pengaksesan dana IKOMA tersebut, memang lebih dikhususkan bagi mahasiswa berprestasi yang belum tergabung dalam jajaran BEM atau HMP.

Dana IKOMA sendiri 25% dianggarkan untuk beasiswa bagi mahasiswa tidak mampu yang dapat digunakan pada saat magang atau PKL, seperti madura pintar. Sistematika dari pengaksesan dana tersebut adalah menyetorkan surat undangan bagi partisipan acara, namun bagi mahasiswa yang mengikuti kompetisi harus melampirkan proposal dan laporan pertanggung jawaban setelah kegiatan kompetisi tersebut selesai.


Selain itu audiensi kali ini juga membahas beberapa permasalahan yang ada di badan kelengkapan serta sarana dan prasarana di RKB D. Permasalahan tersebut adalah pemasangan wifi di sekret, keberadaan tempat sampah, kursi tunggu, proyektor dan beberapa permasalahn lain. “Saya berharap supaya kegiatan IKOMA kali ini digunakan untuk kelancaran kegiatan kemahasiswaan di FIP serta semua fasilitas di badan kelengkapan dan perkuliahan dapat ditanggulangi” ucap Huda selaku ketua Badan Eksekutif Mahasiswa FIP. (Rin,Yog)
Read more ...

Selasa, 10 Mei 2016

Lomba Micro Teaching Berikan Pengalaman Mengajar Sejak Dini

Lomba Micro teaching PGSD Presentasi Peserta (Ria)

Kabar Kampus- Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) selasa (10/05) mangadakan lomba Micro Teaching atau Simulasi mengajar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Acara ini adalah acara ketiga dari serangkain acara  yang telah dilaksanakan, yaitu lomba puisi dan lomba menggambar yang pesertanya adalah siswa Sekolah Dasar se Kecamatan Kamal dan Socah.
 Acara yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP-PGSD) ini dilaksanakan di Gedung Auditorium Lt.2 pada pukul 09.00 WIB, acara kali ini wajib di ikuti oleh mahasiswa PGSD semeseter 2 dan semester 4. Sedangkan untuk semester 6 sendiri juga boleh mengikuti acara ini, namun  sifatnya tidak wajib. Adapun peraturan lomba yang mewajibkan Tiap kelas untuk menyetorkan dua perwakilan dari kelasnya, sedangkan  untuk materi dalam lomba Micro Teaching sendiri, masing-masing peserta diberikan kebebasan dalam memilih materi apa yang akan disampaikan dan kelas berapa yang akan di simulasikan.

”Untuk lomba menggambar dan puisi itu kita menggunakan tema pendidikan. Sedangkan untuk lomba micro teaching kali ini harus membawa rpp (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran).” Ujar Risky Desi selaku ketua pelaksana. Lomba micro teaching ini baru dilaksanakan pada tahun ini untuk kali pertama dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Komentar dari peserta menggenai lomba micro teaching ini pun bermacam-macam. Ada yang mengikuti lomba ini karena ingin agar nantinya dapat menjadi pendidik yang lebih berpengalaman. Sedangkan untuk persiapan peserta sendiri bermacam-macam juga.

“Saya kurang ada persiapan karena baru ditunjuk kemarin. Kalau lombanya sudah saya dengar kurang lebih dari satu minggu yang lalu.” Tutur Muhammad Qadarusman peserta semester empat.

Walaupun begitu Risky Desi selaku ketua pelaksana cukup puas dengan penampilan peserta. Meskipun  banyak kursi yang kosong dibandingkan dengan kursi yang terisi mahasiswa. Hal tersebut disebabkan karena ada mahasiswa yang masih mengikuti kegitan perkuliahan dan peserta lomba yang tidak hadir.

“Manfaatnya sendiri untuk para mahassiswa setelah mengikuti acara ini adalah agar nantinya mahasiswa dapat lebih percaya diri dan bertambah pengalaman dalam mengajar ke Sekolah Dasar nantinya”. Terang Risky Desi menutup penjelasannya dengan anggota Lpm Sinar. (Ria, Gih)




Read more ...

Aksi Demonstrasi Menuntut Transparansi Pimpinan UTM

Korlap Aksi Bahiruddin menyampaikan beberapa tuntutannya saat demonstrasi berlangsung  ( Vel)
Kabar kampus- Dewan Perwakilan Mahasiswa  (DPM) bersama Mahkamah Konstitusi Mahasiswa (MKM) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) siang tadi melakukan aksi demonstrasri di depan Gedung Rektorat UTM selasa (10/5).  Aksi demonstrasi kali ini yang mengatasnamakan Aliansi Gerakan Mahasiswa Bersatu UTM (GEMASA UTM) mengajukan beberapa tuntutan kepada Pembantu Rektor III (PR III) , KABIRO BAAK dan bagian Administrasi.

Aksi demonstrasi ini bermula dari pengaduan beberapa UKM serta data temuan di lapangan hingga muncul aksi demonstrasi, dalam aksi tersebut Bahiruddin selaku ketua umun DPM UTM dan kordinator lapangan menyampaikan beberapa tuntutan yang terdiri dari " Transpransi adanya beasiswa dan dana kemahasiswaan terhadap Fakultas., kampus hendaknya mempermudah pendelegasian mahasiswa yang ikut berkompetisi di luar kampus UTM., transpransi pengelolaan dana bidik misi dan pengantian biaya transportasi mahasiswa., pihak kampus harus menjelaskan di hadapan mahasiswa UTM terkait pencabutan Beasiswa Bidik Misi (BM)., Kabiro BAAK  bagian administrasi jangan mempersulit mahasiswa serta jangan diskriminasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang terkesan tidak ada pengayoman". 

Tuntutan  berbeda juga disampaikan oleh MKM yang diwakili oleh Zubairi selaku ketua MKM yang mendesak Rektor UTM Muh Syarif untuk segera mengevaluasi kinerja bawahanya dan mendesak PR III untuk menarik 200 beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa yang tinggal di asrama.

Menanggapi aksi tersebut beberapa pimpinan UTM yang terdiri dari Rektor , Pembantu Rektor 1, 2 , 3 , Kabiro Baak serta beberapa staff dan karyawan menemui mahasiswa  di Gedung Rektorat untuk mengklarifikasi beberapa tuntutan yang disampaikan oleh DPM UTM dan MKM, Muh Syarif selaku Rektor untuk menegaskan bahwa “Transparasi sudah dilakukan audit dari level jajaran paling rendah dan paling atas unuk meminimalisir adanya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, sedang menggenai tuntutan pelayanan Baak sudah prima sekali, menurut saya dalam bentuk pelayanan”. Namun Muh Syarif menyarankan agar pelayanan kepada mahasiswa harus di optimalkan semaksimal mungkin.

Sedang tuntutan menggenai 200 beasiswa yang dialokasikan kepada mahasiswa asrama, Boedi Mustiko selaku PR III bidang kemahasiswaan menjelaskan kepada mahasiswa bahwa tidak benar tuntutan tersebut, dana beasiswa lansung diarahkan ke tiap-tiap fakultas sesuai proporsi “Saya tidak pernah mengarahkan beasiswa ke asrama melainkan langsung membagi proposi tiap-tiap fakultas” terangnya.

Setelah menjawab beberapa tuntutan mahasiswa akhirnya pihak pimpinan UTM mengajak beberapa mahasiswa  yang turut dalam aksi demonstarasi tersebut untuk duduk bareng audiensi di Gedung Rektorat Lt 5 untuk membicarakan beberapa tuntutan dari DPM dan MKM UTM yang belum terjawab. (Vel, Rin)


Read more ...

Alamat Kami

Jln. Raya Telang - Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Trunojoyo Madura

Follow Us

Designed lpmsinar Published lpmsinar_fkipUtm