Selamat Datang di Situs Lembaga Pers Mahasiswa Sinar_FkipUtm

Minggu, 09 September 2018

Pembukaan PENA Bulan PKM 4.0 Mendapat Apresiasi





Doc. Lpm Sinar


    (Warta-Sinar)Pelatihan PKM(Program Kreativitas Mahasiswa) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) yang dilaksanakan oleh UKM-F PENA resmi dibuka(8/9). Pembukaan sekaligus pelatihan pertama PKM ini, disambut baik oleh mahasiswa baru FIP 2018. Hal ini dilihat dari keantusiasan peserta untuk mengikuti acara ini, mereka rela berangkat pagi untuk menghadiri pelatihan PKM ini. Acara ini mendatangkan pemateri bapak Muhammad Afif Effendi, dosen Program Studi Pendidikan Informatika. 
      Pena bulan PKM 4.0 yang artinya acara ini sudah dilaksanakan sebanyak 4 kali, mengambil tema "Mewujudkan Mahasiswa Berprestasi Melalui Karya Tulis Ilmiah Menuju PIMNAS 32". Panitia mengangkat tema ini dengan harapan agar mahasiswa dapat berprestasi dan lolos PIMNAS 32.
   Acara PENA bulan PKM ini, mampu membentuk 128 kelompok, yang tiap-tiap kelompoknya beranggotakan 5 mahasiswa. 
    "Walaupun hanya hadir seorang pemateri namun, acara ini dapat berjalan kondusif dan lebih baik dibandingkan tahun lalu". Ujar Ridho selaku ketua pelaksana. 
  Persiapan selama satu bulan yang dilakukan untuk melakukan pelatihan yang diselenggarakan ini dikatakan berhasil karena acara ini berlangsung sukses. Sedikitnya ada 5 perwakilan kelompok yang berani maju untuk mengungkapkan ide mereka kepada pemateri, hal ini mendapat apresiasi dari pemateri bapak Afif.
      Apresiasi juga diberikan oleh bapak Afif, kepada UKM-F PENA karena telah sukses dan mampu mengadakan acara pelatihan PKM untuk mahasiswa FIP. 
    "Saya berharap himpunan yang ada di FIP harus turut bertanggung jawab terhadap pelatihan PKM selanjutnya, sehingga acara pelatihan ini dapat memberikan output berupa lolosnya mahasiswa menuju PIMNAS yang akan datang". Ujar bapak Afif.
   "Saya merasa senang dengan diadakannya acara pena bulan PKM ini, karena disini saya merasa mendapatkan support untuk kepenulisan ide saya selanjutnya", ujar Faris Amilatussolihah. Salah satu mahasiswa FIP yang ikut serta dalam acara tersebut.
    Acara pelatihan PKM ini dilaksanakan sebanyak 4 kali. Tanggal 8 september sebagai acara pembukaan sekaligus pelatihan pertama, 15 september dilakukan pelatihan kedua, 22 september pelatihan ke-3, dan yang terakhir pelatihan akan dilakukan pada tanggal 6 oktober 2018, sekaligus penutup dan pemberian sertifikat peserta PKM.(lut)
Read more ...

Senin, 27 Agustus 2018

5 PRODI FIP Selenggarakan OSPEK Serentak



Doc. Lpm Sinar


  (Warta-Sinar) Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus atau biasa disebut OSPEK adalah agenda wajib yang harus ditempuh oleh mahasiswa baru. Pembentukan karakter mahasiswa, proses adaptasi lingkungan kampus, pengenalan segala bentuk seluk beluk bangku kuliahan dan lain sebagainya dilakukan disini. Mahasiswa baru wajib mengikuti kegiatan ini baik dari tingkat Universitas, Fakultas hingga Prodi. Berbeda dengan tahun sebelumnya pelaksaan OSPEK program studi kali ini diselenggarakan dengan waktu yang bersamaan. Namun dengan tempat yang terpisah, mulai tanggal 25-26 Agustus 2018. 
    Pelepasan merpati dan balon hijau di pelataran gedung RKBA kemarin Sabtu (25/8)  menjadi penanda pembukaan KOMPASS 5. Acara yang dinaungi oleh HIMAPIPA ini dibuka oleh Wiwin Puspita selaku Pembina. Kegiatan yang mengambil tema “Membangkitkan Gemar Berkarya Demi Pendidikan IPA Jaya” ini diikuti 118 oleh mahasiswa baru.  
   “Sebenarnya makna dari balon hijau adalah lambang dari HIMAPIPA dan ditambah balon warna-warni dari panitia yang melambangkan Bhineka Tunggal Ika.” Ujar Fikri selaku ketua pelaksana.                 
     HMP Pendidikan Informatika melakukan OSPEK yang biasa disebut WINAMP (Wawasan Informatika Aksi Pendidikan) di Aula RKBD. Kegiatan yang diikuti oleh 119 mahasiswa baru ini mengangkat tema “Mencetak Generasi Emas”. Ditemui di RKBD lantai 3 ketua pelaksana menyebut tujuan dipilihnya tema tersebut ialah agar mahasiswa baru nanti bisa mencetak prestasi dan keorganisasian secara bersamaan. 
   “Temanya sendiri Mencetak Generasi Emas, sebenarnya ada 2 tahapan dalam tema ini. Pertama mencetak prestasi dan yang kedua adalah mencetak keorganisasian. Jadi kedua hal itu diharap dapat terbentuk dalam diri MABA dengan beriringan”. Pungkas Amrul selaku ketua pelaksana.
       Di tempat terpisah KOMPAS V (Kegiatan Orientasi Mahasiswa Pendidikan Guru Usia Emas) yang diselenggarakan oleh HMP-PG PAUD resmi dibuka sabtu (25/8) kemarin. Acara ini mengusung tema “Membangun Generasi Cerdas dan Berkarakter di Jaman Now”. Pembukaan dilakukan oleh Korprodi PG PAUD dengan pelepasan balon sebagai simbol, setelah sehari sebelumnya telah dilakukannya pra-ospek. Acara ini diikuti oleh 94 mahasiswa baru yang keseluruhan merupakan kaum hawa, serta 66 panitia yang berasal dari HMP, open recruitment, serta kontribusi dari senior.
   “Kami berharap mahasiswa prodi PG PAUD yang sekarang bisa menjadi pendidik yang tangguh, kreatif serta fleksibel terhadap perubahan jaman,dan tanpa melupakan sisi karakter khas mahasiswa yaitu kritis”, terang Maulida Triska Reviana Putri, selaku ketua pelaksana. 
   OMPUTRA atau Orientasi Mahasiswa PGSD adalah salah satu kegiatan pengenalan kehidupan kampus, tepatnya dilakukan oleh program studi PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Trunojoyo, Madura. Sebanyak 197 mahasiswa baru PGSD terdaftar mengikuti kegiatan tersebut, dengan dibantu 75 panitia yang terdiri dari mahasiswa PGSD dan demisioner. Kegiatan ini dibuka pada tanggal 25 dengan pemotongan pita dan pemasangan ID Card Mahasiswa Baru oleh Korprodi PGSD yang bertempat di GSC. Tema kegiatan yang diambil panitia adalah yakni generasi yang berjiwa KSATRIA.
   “Solidaritas adalah kunci utama dari prodi PGSD, makna kekeluargaan yang baik adalah saat salah satu anggota sakit, maka anggota lainnya pun juga ikut merasakan. Tolong menolong antar sesama dan turut memajukan prodi adalah tujuan khusus dari kegiatan ini dilaksanakan.” Tutur Meidika selaku ketua pelaksana.
     PARODI-5 (Pengenalan Program Studi) dilakukan pada hari Sabtu (26/8) pada pukul 07.30 di depan gedung RKBD. Kegiatan ini mengusung tema "Internalisasi Jiwa Kemahasiswaan" yang dibuka langsung oleh Korprodi PBI. Pembukaan diikuti oleh 113 mahasiswa baru pendidikan Bahasa Indonesia. Pembukaan dilakukan dengan menampilkan tarian Muangsangkal dan pelepasan balon. 
      “PARODI tahun ini agak sedikit berbeda. Pembukaan menampilkan tarian Muangsangkal dan pelepasan balon sebagai hiburan dan simbolisasi. Selain itu, pelaksanaannya di gedung asrama UTM. Sehingga, setiap kegiatan yang disesuaikan dengan jam asrama dan kegiatan asrama.” Ungkap Fahri sebagai Ketua pelaksana. (All)
Read more ...

Minggu, 19 Agustus 2018

Formulir Pendaftaran Anggota Baru LPM Sinar



Klik link di bawah ini!

Read more ...

Minggu, 22 Juli 2018

Mahasiswa PGSD Semester Dua Gelar KMD, Begini Respon Kepala Pusdiklat






Doc. Lpm Sinar



WARTA SINAR-Kursus Mahir Pembina Tingkat Dasar atau KMD adalah suatu kegiatan untuk membentuk seseorang menjadi pembina pramuka. Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar mewajibkan mahasiswanya mengikuti KMD. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang dilaksanakan pada semester enam, untuk tahun ini pelaksanaan dilakukan pada semester dua sekaligus sebagai penilaian UAS Mata Kuliah Kepanduan.
            “Kalo masalah umur tidak menjadi masalah, yang terpenting cara penyerapannya dan teknis pelatih dalam menyampaikan.” Sambung Pak Samsul Kepala Pusdiklat Bangkalan.
            Kegiatan dengan tema Asah Pembina untuk Generasi Pembina yang Berkarakter, dibuka  pada hari Senin (16/7) di Gedung Cakra lantai satu. KMD tahun ini dibuka oleh dosen pengampu mata kuliah kepanduan. Peserta terdiri dari 154 perempuan dan 27 laki-laki. Sedangkan panitia terdiri dari perempuan 32 dan laki-laki 6.
            “Kegiatan KMD adalah acara dari kita dan untuk kita, berdasarkan semboyan pramuka,’ikhlas bhakti bina bangsa, berbudi bawa laksana’, hal itu yang  menjadi fondasi acara ini.” Ujar Rifa’i selaku ketua pelaksana.
            KMD tahun ini tidak hanya melulu diselenggarakan di dalam ruangan ber-ac. Namun juga dilakukan di luar ruangan, hal ini sesuai dengan ciri khas dari Pramuka.
            “Pelaksanaan pendidikan Pramuka di alam terbuka untuk membentuk keterampilan yang alami itu adalah ciri dari pramuka.” Ujar Pak Suparto selaku Kepala KMD.
            Kegiatan dilakukan selama 6 hari, dengan rincian 2 hari pembekalan materi, 1 hari praktek langsung ke SD terdekat, dan 3 hari berkemah di area Kampus. Materi dapat tersampaikan secara keseluruhan yang pelaksanaanya dilakukan di luar kelas.
            “Alhamdulillah hasil praktek ke SD hanya dengan dua hari pendalaman materi sudah mampu mengarahkan dan membimbing baik itu tingkatan siaga maupun penggalang.” Sambung Kepala Pusdiklat Bangkalan.
Pelaksanaan KMD berakhir pada hari sabtu (21/7) dengan pembacaan surat keputusan kelulusan dan penyampain kesan oleh Ketua Pusdiklat Bangkalan.
“100% lulus dilihat dari absensi, tes, praktek, keaktifan, dan yang paling utama ini adalah kursus, dimana tujuan utamanya belajar. Dari yang tidak tau menjadi tahu, walaupun dengan sarana seadanya.” Tambah Pak Samsul.
Kursus Mahir Dasar bukanlah suatu kegiatan yang membosankan dan  menegangkan. Ciri khas pramuka adalah banyak bermain dan bernyanyi namun terdapat unsur pendidikan.
“Sangat menyenangkan dan penuh kesan, saya kira disini akan dibentak-bentak, ternyata tidak. Bermain dan bernyanyi membuat materi enak untuk diserap.” Sambung Arista selaku peserta.
“Untuk tahun depan yang lebih diutamakan pembuatan proposal. Susunan acara harus dipastikan bagus, tertib, terprogram, dan terjadwal agar semua kegiatan berjalan dengan semestinya dan tidak tertunda-tunda.” Ungkap Kepala Pusdiklat Bangkalan.(Pit/Lut)

Read more ...

Jumat, 13 Juli 2018

“POFKIP: Turnamen di Penghujung Liburan”




  
Dok. LPM SINAR



     POFKIP merupakan salah satu UKMF di Universitas Trunojoyo Madura yang bergerak di bidang olahraga seperti basket, futsal, bulu tangkis, voli dan lainnya. Jika biasanya mereka mengadakan kompetisi di ranah Fakultas, lain halnya pada tahun ini. POFKIP mengadakan turnamen futsal yang diikuti oleh peserta se -UTM.
Acara yang mengambil tema “Raih Prestasi Junjung Tinggi Sportifitas” ini dibuka pada hari Kamis (12/7) pukul 14.45 WIB bertempat di Lapangan Taruna Jaya, yang dilanjutkan pada sesi pertama turnamen dimulai. Pembukaan dilakukan dengan pembacaan  Basmalah dan simbolisasi berupa tendangan bola ke gawang oleh pembina UKMF POFKIP. Turnamen futsal ini dilaksanakan selama dua hari, pada Kamis dan Jumat (12-13/7).
    Turnamen tersebut merupakan acara pertama bagi POFKIP yang diikuti oleh seluruh mahasiswa pada lingkup UTM. “Sebenarnya ini merupakan Proker (Porgram Kerja) dari Ketua Umum, tujuan utamanya agar UKMF POFKIP mampu berkompetisi bukan hanya di ranah Fakultas tapi juga Universitas,” ujar Rian selaku ketua pelaksana.
Meskipun liburan akhir semester telah di ujung mata, namun antusias peserta masih terasa. Hal tersebut dibuktikan dengan jumlah peserta yang terdiri atas 10 tim, diantaranya: PIF 15, PERREA FC, NGENTENG FC, SAMBA UNITED, PP AL HIDAYAH, PERFEK, PERREA SAKTI, EDMODO FC, PORGAFTA, dan SAMBA FC.
      Alasan pemilihan olahraga futsal sebagai yang dilombakan adalah tidak lain karena melihat banyaknya minat mahasiswa UTM pada olahraga tersebut. “Sebenarnya banyak bidang olahraga yang ada di POFKIP, kami berharap juga ada talenta-talenta baru yang bermunculan di UTM tidak hanya futsal, saya yakin banyak bakat-bakat terpendam yang harus diasah di UTM,” ungkap Ketupel Rian.
Panitia sendiri berharap sportifitas tetap menjadi nilai penting dalam turnamen tersebut. Adapun sistem penilain yang digunakan adalah sistem gugur, di mana ketika pemain kalah maka pertandingan berakhir. Para pemenang akan mendapatkan uang pembinaan, piala dan sertifikat. Nilai diantaranya adalah,  Juara I mendapatkan Rp.600.000. Juara II sebanyak Rp.400.000, Juara III mendapatkan Rp.300.000, dan Juara IV sebanyal Rp.250.000.
Melihat lebih jauh bakat mahasiswa UTM yang memang banyak dimiliki namun kurang sekali untuk diasah, Rian mengaku sangat menyayangkan hal tersebut. “Saya sering kebingungan, mahasiswa UTM ini banyak dan pasti memiliki bakat masing-masing, bukan hanya di bidang olahraga saja, tapi tolong antusiasnya untuk memperdalam bakat itu ditingkatkan, semuanya kan kembali juga pada dirinya, ” pungkasnya. (We/Mfd)
Read more ...

Kamis, 12 Juli 2018

Antusias Penonton Membludak, "Teater SEMPAT" Kehabisan Tiket


 
Doc. Lpm Sinar


     Teater adalah pementasan sebuah drama dengan berbagai peralatan pendukung seperti kostum, musik, pencahayaan, set panggung dan masih banyak lagi. Karena berbagai peralatan yang tidak murah maka tak jarang penyelenggaraan teater dipatok dengan harga tinggi. Namun tak demikian dengan teater yang diselenggarakan oleh mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Indonesia(PBI) semester 4 ini. 
   Mereka menyelenggarakan teater SEMPAT yang merupakan kepanjangan dari Semester Empat di Gedung Student Center(GSC) dengan hanya mematok harga Rp. 5.000,00 per tiket untuk 3 malam. Harga yang cukup bersahabat bagi kantong mahasiswa.
 Acara yang mengambil tema Mempererat Tali Silahturami Lewat Seni Teater ini diselenggarakan sejak hari Senin (9/7) hingga hari Rabu (11/7). Ketua pelaksana mengatakan di hari pertama penyelenggaraan, panitia sempat kehabisan tiket karena banyaknya penonton yang ingin menyaksikan teater ini.
 “Alhamdulillah ramai, meskipun ini minggu ke-2 UAS. Tetapi kami kehabisan tiket pada pementasan hari pertama. Ini membuktikan antusias mahasiswa untuk menyaksikan teater SEMPAT.” Ujar Ika selaku ketua pelaksana.
 Mahasiswi semester 6 ini juga mengatakan, acara diselenggarakan untuk memenuhi tugas UAS. Namun di samping itu, teater SEMPAT yang sudah diselenggarakan sebanyak 3 kali berturut-turut sejak tahun 2016 ini berhasil menampilkan 8 naskah drama.
  “Teater ini diselenggarakan untuk memenuhi tugas UAS mata kuliah seni teater, ada dosen pengampunya juga. Untuk kali ini berhasil menampilkan 8 naskah drama dengan jumlah 70 mahasiswa-an.” Sambung ketua pelaksana. 
   Ketua pelaksana mengakui kesulitan yang dialami dalam penyelenggaraan teater kali ini ialah mayoritas panitia perempuan. Namun panitia berhasil bekerja sama dengan organisasi kesenian lain di lingkup Universitas Trunojoyo Madura. 
  “Kesulitannya kebanyakan panitia perempuan, untuk persiapan panggung juga harus naik tangga jadi kami cukup kesulitan. Tapi Alhamdulillah dapat bantuan dari teater akar, sabit dan juga organisasi teater lain”, pungkas Ika.(Ria/Ay)
Read more ...

Minggu, 27 Mei 2018

HIMAPIPA Selenggarakan OSPA Ke-2



Doc. PDD

       Bulan Ramadhan bukan menjadi alasan untuk malas-malasan. Sangat dianjurkan untuk melakukan kegiatan yang positif agar semangat berpuasa jadi lebih terasa. Hal itulah yang dilakukan mahasiswa Pendidikan IPA Universitas Trunojoyo Madura.
       Himpunan Mahasiswa Pendidika IPA atau yang biasa dikenal HIMAPIPA terlihat sibuk menyiapkan acara mereka OSPA. OSPA merupakan Olimpiade Sains Pendidikan IPA yang dilaksanakan pada Sabtu, 26 Mei 2018 bertempat di Aula Gedung RKB-D.  “Optimalisasi potensi mewujudkan generasi yang unggul dan berprestasi” menjadi pilihan tema yang diusung.
   Kegiatan positif yang bertajuk perlombaan dalam bidang sains  meliputi Matematika, Fisika, Biologi dan Kimia. Pembukaan OSPA dimulai pukul 07.30 WIB yang langsung berlanjut pada penempatan kelas masing-masing. Olimpiade sendiri dimulai pukul 09.00 sampai 11.00 WIB yang terbagi dalam tiga kelas. Tiap kelas berisi semua peserta bidang perlombaan.                     “Sistemnya diacak, jadi dalam satu kelas ada semua bidang perlombaan. Total peserta ada 99 peserta yang dibagi jadi tiga kelas”, tutur Oktaviana Damayanti Aji Putri selaku Ketua Pelaksana.
    OSPA boleh diikuti setiap mahasiswa aktif Pendidikan IPA yang berminat dengan syarat maksimal semester VI. “Semua mahasiswa IPA yang berminat boleh ikut kok, kecuali yang semester VIII karena takut terbebani dengan tugas skripsi mbak, hehe” ujar Oktaviana santai. Setiap peserta hanya diperkenankan memilih satu bidang pelajaran yang dilombakan, dan sifatnya perorangan (tidak berkelompok). 
     Tujuan olimpiade sains ini sebenarnya sebagai bentuk persiapan untuk menghadapi ONMIPA (Olimpiade Nasional MIPA) dan OSN Pertamina. Maka dari itu nantinya akan dipilih 5 terbaik dari masing-masing bidang dan akan dibimbing secara langsung oleh dosen. OSPA tahun 2018 ini merupakan kegiatan yang telah terselenggara untuk kedua kali, sehingga penyebutannya memakai kata Second (OSPA²ND). “Mahasiswa terlihat antusias untuk tahun ini, dibuktikan dengan lebih banyak peserta dibanding OSPA tahun lalu. Semoga bermanfaat bagi peserta sendiri dan Prodi IPA tentunya”, pungkas Ketupel Oktaviana. (We)
Read more ...

Alamat Kami

Jln. Raya Telang - Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Trunojoyo Madura

Follow Us

Designed lpmsinar Published lpmsinar_fkipUtm